Digunakan untuk mengidentifikasi dan mengukur komponen dalam sampel hasil sintesis, minyak atsiri, maupun senyawa murni.
Digunakan untuk mengidentifikasi senyawa dalam sampel, seperti minyak atsiri atau hasil sintesis kimia.
Berfungsi untuk memisahkan atau mengekstraksi sampel dari pelarutnya dengan metode penguapan berputar.
Untuk mengukur kandungan logam dalam larutan seperti Cu, Ca, Mg, Zn, Pb, Co, Cr, Ni, dan Mn dengan akurasi tinggi.
Digunakan untuk menguji sampel larutan dengan sinar UV dan visible pada rentang 220–1000 nm.
Untuk mengukur distribusi ukuran partikel fase koloid dalam nanometer menggunakan prinsip Dynamic Light Scattering (DLS).
Digunakan untuk menguji sampel larutan pada rentang 190–1100 nm dengan akurasi tinggi.
Berfungsi untuk memisahkan, mengidentifikasi, dan mengukur kandungan komponen dalam campuran larutan.
Untuk menentukan luas permukaan, distribusi pori, dan isotherm adsorpsi gas pada suatu material padat.